Makna Sahabat Sejati

Makna Sahabat Sejati

Oleh : Tommy Abdillah

Tommy Sejak manusia pandai berbicara dan mampu berjalan maka ia membutuhkan teman, entah itu teman bermain, teman belajar ataupun disaat dewasa butuh partner bisnis.

Sebenarnya hampir semua orang bisa dijadikan teman tapi tidak semua orang mampu menjadi seorang sahabat.
Ada yang mencari teman karena motif materi, popularitas dan strata status sosial yang tinggi.

Pertemanan seperti ini akan mudah bersemi ketika tujuannya tercapai. Namun mudah juga layu sebelum berkembang dan mati ketika kepentingannya tak terwujud.

Carilah sahabat sejati yang ia akan mengingatkan ketika lupa, akan menasehati ketika salah. Hal itu ia lakukan tak hanya ketika sahabatnya sukses tapi juga ketika ia mengalami kegagalan.

Islam mengajarkan untuk melihat kepribadian seseorang dari siapa teman-teman terdekatnya sebab teman bisa menjadi gambaran akan kepribadian seseorang.

Selektif memilih teman yang berorientasi nilai-nilai ukhrawi bukan berarti oportunis tapi sebuah tuntutan hidup demi kebaikan dan kehormatan diri.

Dari Ibnu Abbas r.a menceritakan Rasulullah SAW pernah ditanya, "Wahai Rasulullah manakah di antara kami kawan-kawan kami yang terbaik? Beliau SAW menjawab : Seseorang yang dengan melihatnya mengingatkan kalian kepada Allah.

Dengan perkataannya bertambah amal kebaikan kalian dan amal-amalnya mengingatkan kalian kepada Akhirat. (HR. Abu Ya'la).

Wallahu a’lam