Mengatasi Rasa Bosan

Mengatasi Rasa Bosan

Oleh : Tommy Abdillah

Siapa diantara kita yang tidak pernah merasakan kebosanan?. Saya kira hampir semua orang pernah merasakan kebosanan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Secara psikologi, rasa bosan didefinisikan oleh Fisher dalam istilah proses psikologis sentralnya sebagai suatu kondisi perasaan yang tidak menyenangkan dan bersifat sementara, dimana seseorang merasakan suatu kehilangan minat dan sulit konsentrasi terhadap aktivitas yang sedang dilakukannya.

Pada dasarnya perasaan bosan adalah sesuatu hal yang wajar sebab bosan menjadi pertanda apakah seseorang masih melakukan aktivitas kehidupannya ataukah tidak.

Namun demikian rasa bosan tidak dapat disepelekan.
Rasa bosan yang terus berkelanjutan dapat berakibat rasa malas yang akut, rasa percaya diri yang rendah dan hubungan sosial yang buruk hingga menjadi seorang yang egois.

Orang yang mudah bosan sulit untuk dapat sukses dalam mengerjakan apa saja. Islam hadir sebagai agama yang sempurna lagi mulia (kaffah) dalam memecahkan segala masalah termasuk dalam mengatasi ataupun menghindari rasa bosan.

Seorang mukmin yang memahami tentang hakekat kehidupan dari mana ia berasal, untuk apa ia hidup dan mau kemana ia setelah mati maka ia akan dapat menjalani kehidupan ini bernilai ibadah setiap detiknya.

Pada akhirnya ia tidak ingin menghabiskan waktu hidup yang singkat dengan perkara yang sia-sia.

Rasulullah SAW bersabda, “Ya Allah.. sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keluh kesah dan dukacita, aku berlindung kepada-Mu dari lemah kemauan dan malas, aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir, aku berlindung kepada-Mu dari tekanan hutang dan kezhaliman manusia.”(HR. Abu Dawud).