Khilafahisme Vs Komunisme, Ada Apa?

Khilafahisme Vs Komunisme, Ada Apa?


Aku termasuk orang yang ga begitu suka bahas yang berat berat di blog. Selain karena beban hidup yang sudah berat juga karena badanku juga sudah cukup berat. hehe Ga nyambung ya..
Tapi kalau untuk yang kali ini ga apalah ya kita bahas yang berat berat.  Biar ga dibilang kuper blog ini. cikidot..

Beredar poster acara Focus Group Discussion Online  diadakan oleh Pusat Kajian Analisi dan Data. Dengan tema Khilafahnisme dan Komunisme, Ada apa? Acara rencananya diadakan Sabtu 18 Juli 2020, Online melalui aplikasi zoom.

Menurutku, karena acara itu akan di isi oleh banyak pembicara yang berkompeten, dan tema yang cukup panas, ditambah lagi secara teknis dan ID meeting an passwoornya dibuka untuk publik, maka prediksiku acara ini bakal rame pesertanya. Atau, akan gagal acaranya. Kenapa? Karena temanya cukup menggetarkan kekuasaan kapitalisme bertopeng.

Ya temanya khilafanisme Vs Sosislisme ! ada apa?

Terkait dengan tema ini, saya ga begitu setuju dengan redaksi temanya. Untuk mencari tema dengan pesan sama, saya pikir bisa dicari redaksi lain.Kenapa?  Karena kata atau makna dari Khilafanisme itu sebenarnya sebelumnya tidak di kenal dalam khasanah pemikiran manusia. Khilafah Sufiks -isme yang menandakan bahwa Khilafah itu sebuah ideologi (faham), atau disederhanakan sebuah pemikian dengan sistem turunanya maka sebenarnya itu tidak pernah ada dan keliru sekali.

Butuh diketahui Khilafah adalah sebuah  sistem kepemimpinan umum bagi seluruh kaum Muslim di dunia untuk menerapkan hukum-hukum Islam dan mengemban dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia. Orang yang memimpinnya disebut Khalifah, dapat juga disebut Imam atau Amirul Mukminin.

Khilafah itu Daulah warisan Rosulullah, bukan pemikiran.  Khilafah itu bagian dari ajaran Islam sama seperti ajaran Islam tentang Puasa, shalat, Dzakat, Haji dll. Kan ga ada orang mengatakan Sholatisme, Puasaisme, Jilbabisme, dll. Samapi disini faham ya kalau menggunakan istilah Isme pada kata Khilafah itu keluru besar.

Kalau menurut ustadz Yuana Tresna dalam Tulisannya di Situs Media Umat ia mengatakan, Penggunaan istilah “khilafahisme” untuk menyebut sistem khilafah adalah bentuk penistaan terhadap ajaran Islam. Karena menurutnya,  Khilafah adalah ajaran Islam yang agung dari Allah SWT. Khilafah sistem pemerintahan dalam Islam, sekaligus sebagai metode pelaksanaan syariat secara kaffah (menyeluruh).

Tapi baik sangka saya dari judul tema di atas bukanlah soal Khilafah-Isme dalam maknanya, tapi Khilafah-isme dalam makna sindiran bagi orang orang yang mencetuskannya pertama kali di Indonesia.

Ialah Sekjen PDPI Hasto Kristianto yang mewacanakan ke publik Istilah “Khilafahisme”. Menurut Hasto, terkait UU HIP PDIP juga setuju penambahan ketentuan menimbang untuk menegaskan larangan terhadap ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, seperti Marxisme – komunisme, Kapitalisme -Liberalisme, Radikalisme, serta bentuk “Khilafahisme”.

Artinya, jika RUU HIP disetujui jadi Undang-undang, penyebar paham Marxisme-Komunisme, Kapitalisme-Liberalisme, Radikalisme, dan “Khilafahisme” akan diburu dan ditangkap karena bertentangan dengan ideologi Pancasila.

Tentu saja logika kita ga nyambung dengan Istilah Khilafah-isme ala Hasto ini, Entah dari mana dia dapat istilah ini, atau ia sendiri ga faham dengan istilah ini? Ditambah lagi belum ada kajian ilmiah seperti apa sebenarnya faham Khilafah-isme ini, maka bagi kita yang faham apa itu Khilafah sebagai ajaran Islam bolehlah  dianggab  omonganya tidak penting.




Nah sementara soal Sosialisme itu sebenarnya kita sudah fahami dari dulu. Ulama ulama kita sudah mejelaskan makna sosialisme sebagai sebua ideologi. Misal saja, Syaikh Taqiyuddin An Nabhani, dalam Nidzomul Islam menyatakan:

وأما الاشتراكية ومنها الشيوعية فهي ترى أن الكون والإنسان والحياة مادة فقط، وأن المادة هي أصل الأشياء، ومن تطورها صار وجود الأشياء، ولا يوجد وراء هذه المادة شيء مطلقاً

 Asas dari sosialisme, termasuk komunisme, adalah materialisme, yaitu pandangan bahwa alam semesta, manusia, dan kehidupan merupakan materi belaka, dan bahwasanya materi menjadi asal dari segala sesuatu. Dari perkembangan dan evolusi materi inilah benda-benda lainnya menjadi ada. Tidak ada satu zat pun yang terwujud sebelum alam materi ini.

Oleh karena itu, penganut ideologi ini mengingkari kalau alam ini diciptakan oleh Allah Yang Maha Pencipta. Akibatnya, dalam pandangan ideologi ini, hidup hanyalah untuk mencari kebahagiaan jasmaniah yang sebesar-besarnya, karena tidak ada kehidupan dan pertanggung jawaban setelah mati.

Dari sisi asas, jelas sosialisme termasuk komunisme bertentangan dengan Islam yang tegak atas dasar Aqidah Islamiyah, yaitu iman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, Hari Kiamat, serta Qadha dan Qadar baik dan buruknya dari Allah SWT. Aqidah ini menerangkan bahwa di balik alam semesta, manusia, dan kehidupan, terdapat Al-Khaliq yang menciptakan segala sesuatu, yaitu Allah SWT.

Jadi faham ya, bahwa Khilafanisme VS Sosialisme sebenarnya bukan Istilah yang sejajar secara makna ya, jadi ANEH jika ini sebuah istilah yang sejajar. Tapi sebagai sebuah judul sebuah kegiatan cukup oke. Karena bisa jadi disana akan dipaparkan secara ilmiah apakah sebenarnya motif penggunaan Khilafahnisme ini yang disejajarkan dengan sosialisme.

Yang malah super aneh memang seperti disebutkan di atas, menggolongkan Khilafahisme misal sebagai bentuk memperjuangan Khilafah Islam sebagai sebuah kejahatan, Karena Khilafah bukan “isme” karena ia ajaran Islam yang bersumber dari wahyu, sedangkan  isme berasal dari akal dan hawa nafsu manusia. Dalam Wikipedia, sufiks -isme berasal dari Yunani -ismos, Latin -ismus, Prancis Kuno -isme, dan Inggris -ism. Akhiran ini menandakan suatu paham atau ajaran atau kepercayaan. Beberapa agama yang bersumber kepada kepercayaan tertentu memiliki sufiks -isme.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia disebutkan, “-isme sufiks pembentuk nomina sistem kepercayaan berdasarkan politik, sosial, atau ekonomi: terorisme; liberalisme; komunisme”Jadi, Sudah dulu ya men temen, mari kita saksikan besok paparan pembicara..
Cek Informasi selengkapnya di bawah ini..