Youtubers Artis Tak Sehat Bersaing !?

Youtubers Artis Tak Sehat Bersaing !?


Dunia Youtube sedang heboh sindiran para Youtuber Senior yang notabennya bukan artis, menyoal sistem youtube yang dianggab tidak 'sehat' atau beberapa Youtubers Artis menggaet pengunjung dengan cara yang 'Kurang sehat'. Ya paling tidak itu kesimpulan saya bagaimana melihat keresahan dari Youtuber Skinnyindonesia24 yang dipunggawai oleh kakak beradik Jovi dan Dovi beberapa hari lalu. Hal itu disampaikannya mereka dalam chanelnya yang berjudul "Tahun Terakhir di Youtube"

Dalam kesempatan itu mereka menyindir youtubers yang menggunakan GiveAway untuk tujuan mengumpulkan subcraiber. Tak rinci sindiran mereka tertuju pada siapa. Paling tidak aku merasa bahwa sindiran itu bisa jadi diperuntukan kepada mereka artis artis yang kini juga menjadi youtubers. Dimana kita ketahui kalau para artis artis ini kerap menggunakan strategi Give Away untuk meminta penonton mensubcraibe chanel mereka - sebagai syarat utama mendapatkan hadiah.  

Harus diakui bahwa artis artis itu kini jauh melejit subcraibernya bahkan mengalahkan Jovi dan Dovi sebagai 'pemain lama' di youtube Indonesia. Apakah ini bentuk sakit hati, atau hanya sensasi? Bisa jadi keduanya dan bisa jadi juga bukan keduanya. Mengingat baru tahun depan mereka resmi menutup chanel mereka.  

Akibat unggahan itu, banyak Youtuber akhirnya juga berkomentar khususnya mereka mereka youtuber yang notabennya bukan dari latar belakang artis juga. Keresahan mereka seakan dapat terwakili oleh Jovi dan Dovi. Ada Raditiya Andika misalnya. Kalau youtuber artis, Dedy Corbuzier juga berkomentar.

Namun, Dedy tidak termasuk orang yang tersendir walau dia artis yang jadi youtuber juga. Karena memang si kepala pelontos ini dari awal pembuatan chanelnya bergerak secara elegan dan tidak menjanjikan hadiah sejenis GiveAway kepada penggemarnya. 

***

Sebenarnya pembahasan matinya youtubers gegara Youtubers Artis sudah banyak dibahas sejak setahun terakhir ini. Namun sepertinya tahun menjadi puncaknya - kala para Youtuber artis terlalu jor joran cari makan dari youtube, hingga jarang sekali tampak di TV.  Prinsipnya Sah sah saja, hanya saja kegalauan dari Youtuber Non Artis itu tampaknya menjadi warning untuk Youtuber pemula, melihat beratnya persaingan untuk mengalahkan kapitalisasi yang dilakukan Youtuber Artis.

Sebagai penikmat Youtube sejak awal berdiri dahulu semasa masa Raditya Andika buat konten "Malam minggu Mico" saya sendiri termasuk yang mengamati perkembangan dunia peryoutuban. Memang harus diakui bahwa Youtuber artis itu banyak yang lebay dan bahkan ada yang tidak mendidik konten mereka.

Mereka hanya menampilkan aktivitas aktivitas receh jauh dari nilai nilai seni dan mencencerdaskan anak bangsa. Ada juga di antara mereka yang menjadikan youtube sebagai tempat Ghibah, gosib, sindir sana sindir sini, kritik sana kritik sini kepada sesama rekan artis. Sudah mirip liputan acara gosib selebritis. Yang parahnya, hal itu juga disambul oleh TV menjadikan sebagai sumber berita. 

Mungkin kalian akan mengataan ah lebay ente, mereka kan memang tugasnya menghibur, nah masyarakat butuh hiburan jadilah mereka penghibur dikala TV membatasi aktivitas mereka. 

Tapi sobat, kalau menghibur itu harusnyakan tetap ada pesan bermanfaat yang mau disampaikan, Ini yaris berjam jam liat  conten mereka ga ada nilai yang bisa di ambil.

Mungkin saja aku yang ga peka atau selera humorku sangat rendah. terserahlah apa kata orang.

Okelah, ga ada habis habisnya membahas tentang perseteruan mereka. Mereka lakukan itu juga karena mereka kerja. Mencari nafkah untuk keluarga mereka. Walau ga bisa dikatakan artis yang cari senssasi di Youtube itu disebut sudah tidak laku - bisa jadi karena memang penghasilan youtube itu memang jauh lebih menjanjikan dan kemandirian lebih mereka dapatkan. 

Harus di sadari juga memang, kerja para artis itu memang harus nyinyir agar endorse mereka naik harganya. Bak sebuah partai politik, semakin banyak sensasinya semakin banyak pemberitaan. Nah semakin banyak pemberitaan semakin populer. lalu kemudian setelah populer maka endorse mereka juga bisa naik tarif. Hal ini tidak dapat di pungkiri. Kalau istilah anak jaman sekarang itu Pansos. 

Jadi artis dan politisi itu sebenanya ga jauh beda dari sisi memanfaatkan situasi perasaan masayaraka. Semakin kontroversi maka semakin naiklah popularitas. Masyarakat semakin kepo laku kemudian mereka akan menjadi pencarian utama dalam mesin pencari. Baik di Youtube atau Google. 

baik, agar tidak di anggab bagian dari mengambil keuntungan di balik intrik intrik selebritis, maka awak sudahi dulu cerita soal mereka. 

Namun dalam kesempatan ini aku ingin sampaikan tulisan bagus yang ku dapat dari Group Blogger tentang bagaimana algoritme Youtube itu bermain secara kekinian, dan Tips Untuk Youtuber baru

Silahkan cek di sini..