Hadi Pranoto Profesor Kaleng Kaleng?

Hadi Pranoto kini menjadi perbincangan banyak orang setelah pernyataannya terkait klaim ciptakan obat virus corona (covid-19).

Pernyataan tersebut tersiar melalui tayangan YouTube serta Instagram musisi Anji Manji.
Dalam postingannya Anji menyebut Hadi Pranoto sebagai seorang profesor serta Pakar Mikrobiologi.

Sontak pernyataannya terkait obat herbal tersebut pun menjaring komentar pro dan kontra dari warganet. Hadi Pranoto pun mengeluarkan statemen, antara lain obat herbal covi-19 ciptaaannya mampu sembuhkan ribuan orang.

Tidak hanya itu Obat Covid-19 atau antibodi Covid-19 ini diklaimnya mampu menyembuhkan pasien terinfeksi hanya dalam kurun waktu sekitar 3 hari saja.

"Setelah itu antibodi kita akan kuat dan kemampuan kita untuk melawan Covid-19 itu sudah bisa maksimal dan juga, dan kemampuan kita untuk menghalau keganasan Covid-19 ini dipastikan sudah bisa," klaim Hadi Pranoto dilansir Tribunnews, dari postingan YouTube dunia MANJI, Minggu (2/8/2020).

Lantas siapakah sosok Hadi Pranoto?


Dari bebarapa penelusuran terkait dengan profesor Hadi Pranoto di jagat sosial media, khususnya di facebook saya menemukan artikel dari Muhammad S Hakim. Dalam postingannya, dia mengatakan membuka judul HATI HATI HOAX PADA VIDIO INI. Dia mengaku sudah berusaha melacak profile sosok Hadi Pranoto, katanya ia sudah mencari di  google scholar, scopus, hasilnya NIHIL tidak ada nama Hadi Pranoto sebagai profeseol. "Memang ada nama hadi pranoto, tapi bukan Hadi Pranoto yg muncul dalam video ini" katanya


Hakim juga melakukan pelacakan database dosen mmg ada nama Hadi Pranoto juga, tapi profilnya berbeda dg orang yg tiba2 muncul dalam video yang viral itu.

Hadi pranoto mengaku sudah Meneliti virus sejak 20 tahun, namun dalam faktanya, bahwa penelitan itu tanpa ada satu pun publikasi ilmiah, bahkan di jurnal ecek2 sekalipun. Terus tiba2 muncul sebagai "superhero" penemu antibodi anti-covid-19.


Hakim dalam statusnya yang sudah di share ribuan kali itu mempertanyakan, bukankah jika hadi pranoto mau membuktikan membuktikan  kebenaran statemennya, harus dilakukan di institusi dengan minimal BSL3. "Lha emang dia punya Lab BSL3? Punya cell line yg sesuai nggak, pak? Terus dimana bikin antibodinya? Sesuai prinsip GMP atau nggak? Jangan2 cuma cairan keruh aja itu produknya?"

lalu kalau kita cari nama hadi pranoto dalam youtube, selain namanya viral gegara klaimnya itu, ternyata ia juga viral karena pernah melakukan acara pesta khitanan yang mengundang Roma Irama di Bogor, lalu acaranya di bubarkan oleh aparat kepolisian. Karena dianggab dalam acaranya tidak melakukan sosial distancing.

Saya sendiri sebanrnya tidak begitu bersoal dengan klaim dia. Namun jika profesornya sudah tampak di pertanyakan, maka hampir saja kita jadi ragu.

Nitizen Murka

Jika kita berbaik sangka atas temuanyya sebenarnya sangat mudah. Namun apa daya, kapabilitas sudah di persoalkan. Akhinrya pernyataannya terlanjur dianggab halu oleh nitizen. Hal ini tampak dari komentar para nitizen. Sumpah serapah hingga ada yang mendukung agar di prosese hukumpun ada. Sampai tulisan ini di buat, sepertinya video yang sudah sempat viral itu sudah di takedown oleh youtube.



Baca Juga