Mendidik Ananda Tentang Tiga Cinta

Mendidik Ananda  Tentang Tiga Cinta

Mencintai itu tidak mudah, membutuhkan upaya-upaya tertentu untuk menumbuhkannya dan menyuburkannya dalam dada. Jangankan mencintai orang-orang atau sesuatu yang tidak pernah kita indera, bersama orang-orang yang terdekatpun kita butuh penguatan-penguatan untuk dapat mencintai dan mempertahankan cinta. Cobalah kita mengaca pada diri kita sebagai orang tua belum tentu sepenuh hati mencintai ananda dan belum tentu pula mendidiknya dengan cinta.

Dalam Islam ada perintah bagi ayah bunda mengajarkan ananda untuk mencintai bahkan perkara ini dituangkan dalam kurikulum pendidikan. Sebagaimana dalam hadist Rasulullah saw :

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh At-Tabrani dari Ali bin Abi Thalib RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Didiklah anak-anakmu atas tiga hal:  mencintai nabimu, mencintai ahli baitnya dan membaca Alquran. Sebab, orang yang mengamalkan Alquran nanti akan mendapatkan naungan Allah pada hari ketika tiada naungan kecuali dari-Nya bersama para nabi dan orang-orang yang suci.”

Dari hadist ini ada tiga perkara yang wajib diajarkan oleh orang tua pada anak :

1. Mencintai Nabi saw

2. Mencintai ahlul bayt

3. Mencintai Alquran

Tidak mudah mengajarkan anak-anak mencintai ketiga hal tersebut, sebab tantangan ayah bunda sungguhlah berat, apalagi di tengah-tengah era digital dimana nanda tumbuh dan berkembang bersama gadget. Banyak hal yang mengalihkan para orang tua untuk fokus pada tiga hal ini padahal tiga perkara tersebut sangat penting dan merupakan tsaqafah dasar yang harus dimiliki oleh anak-anak kita.

Mengajarkan ananda mencintai nabi saw dengan mendekatkan mereka kepada sirah Rasulullah saw, mengisahkan perjalanan hidup beliau secara lengkap dan mengambil ibrah dari setiap perjalanan kehidupan Rasulullah saw. serta menstimulus serta memotivasi mereka untuk menauladani segala sisi dari kehidupan beliau saw dalam kehidupan sehari-hari.

Mengajarkan ananda tentang cinta kepada nabi saw. dengan mendekatkan kepada mereka sabda-sabda rasulullah saw, mengupayakan hadirnya kitab-kitab hadist di dalam rumah dan senantiasa menghadirkan ananda dalam majelis-majelis hadist rasulullah saw. Dan mempelajari hadist-hadist khusu yang terkait dengan kesempurnaan pribadi beliau saw kepada ananda agar lebih menghunjam dan menambah kecintaan.

Mengajarkan ananda tentang cinta Rasul saw.,dengan mengajarkannya bershalawat kepada nabi dan mengucapkannya disetiap kesempatan dan memperbanyak membacanya. Perbanyak senandung-senandung yang menumbuhsuburkan harapan mereka untuk bertemu dengan Rasulullah saw.

Adapaun makna cinta kepada ahlul bayt adalah mencintai dzurriyat rasulullah saw, karena keturunan beliau saw harus dijaga dan dimuliakan. Ahlul bayt memiiki ikatan nasab dengan rasulullah saw dari Fatimah Azzahra sampai hari kiamat. Kesaksian Allah dan rasulnya akan kesucian ahlul bayt tertera dalam firman Allah saw:

Artinya: Sesungguhnya Allah bermaksud menghilangkan dosa dari kamu, Hai Ahlul Bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. (QS Al Ahzab 33)

Rasulullah saw,juga bersabda :

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: إني تارك فيكم ما إن تمسكتم به لن تضلوا : كتاب الله وعترتي أهل بيتي (رواه النسائ والطبراني

Artinya: Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya aku tinggalkan untuk kalian dua perkara yang jika kalian berpegang teguh padanya maka kalian tidak akan tersesat: Kitabullah dan keturan ahli-baitku’’. (HR. An-Nasai dan Ath-Thabrani)

Maka ayah bunda berupaya mengenalkan keturunan-keturunan Rasulullah saw kepada ananda dimanapun mereka berada, mereka dikenal dengan para habaib dimanapun mereka berada.

Ibnu Abas ra meriwayatkan bahwasanya Nabi Saw bersabda :

أَحِبُّوااللهَ لِمَا يَغْدُوْكُمْ بِهِ وَأَحِبُّوْنِى بِحُبِّ اللهِ وَأَحِبُّوأَهْلَ بَيْتِى بِحُبِّىْ

"Cintailah Allah atas nikmat yang telah dilimpahkan-Nya kepada kalian, cintailah aku berdasarkan kecintaan kepada Allah, dan cintailah Ahlul Baitku berdasarkan kecintaan kepadaku."

Pada riwayat lain, Rosulullah bersabda : "Cintailah Allah lantaran nikmat yang telah dilimpakan-Nya kepada kalian, cintailah aku lantaran Allah mencintaiku, dan cintailah Ahlul Bait(keluarga)ku lantaran cintaku kepada mereka.

Adapaun makna mencintai Alquran dengan menghadirkan Alquran tersebut setiap harinya dihadapan ananda, apakah dengan mendengarkannya, melafalkannya dalam lisan-lisan mereka,mendorong mereka mengamalkannya dan mendakwahkannya kepada orang lain.

Jika kita merangkum tiga cinta ini dalam kurikulum pendidikan, maka mata pelajaran utama yang harus diberikan dalam kompetensi inti bagai ananda adalah :

1. Alquran
2. Hadist
3. Sirah

Semoga kita termasuk orang tua yang sangat besar perhatiannya dalam perkara tiga cinta ini sebelum kepada perkara-perkara lainnya.

Baca Juga